Senyum yang Berbohong

tiga jam, empat belas hari
empat bulan dan setahun berlalu
sejak kau pergi dari hidupku
sejak kau tinggalkan aku

ratusan hari telah kulalui
jutaan langkah kaki telah ku langkahkan
dengan perasaan riang gembira
tanpa ada duka yang tercermin di paras ku

tapi…
tahukah kamu?
bahwa senyum ini adalah palsu
dan kebahagiaan ini
hanyalah cara ku untuk melarikan diri
dari luka yang telah kau goreskan

tahukah kamu?
sudah berapa banyak orang yang ku tipu dengan senyum ini
ratusan?
tentu tidak sedikit itu jumlahnya

aku juga tidak tahu berapa
karena aku mencoba untuk melupakan segalanya
mungkin batu di pinggir jalan lebih tahu jawabnya
atau mungkin bisa kau tanyakan pada kucing yang mengeong

bahkan jika kau tak ingin tahu pun tak apa
barangkali kau menganggap itu tak penting
ya, kau pasti berpikir
tidak ada yang penting dari ku

tapi, kau harus tahu
bahwa kamu lah yang menggoreskan luka ini
meski kau menggoresnya dengan indah
sangat indah hingga mengukir nama mu di hatiku

kamu lah yang pergi dengan meninggalkan luka
yang merusak semua senyum alami ku
hingga harus ku tutupi dengan senyum palsu ini
senyum yang menyamarkan segala duka

dan kini ku hanya bisa berharap
agar kau mengerti perasaan ku
sehingga tak perlu lagi ku dustai perasaan ku

dibuat saat jam pelajaran bahasa saat disuruh menulis puisi – -“

Previous Post
Leave a comment

1 Comment

  1. najam

     /  July 28, 2010

    ketawa di bagian mengeong

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: