Jahiliyah, Dulu dan Sekarang

muslim mana yang belum pernah dengar kata “jahiliyah”. jahiliyah dapat diartikan dengan “bodoh”, “sesat”, “gelap” pokoknya negatif deh. sebutan ini sangat pantas dialamatkan kepada masyarakat kafir Quraisy / Mekah sebelum Nabi Muhammad SAW lahir.

secara, mereka gemar ke bar buat mabuk²an, kalo ga salah dulu itu minum khamer (tulisannya bener ga?). mereka juga suka rusuh, misalnya perang antar suku. juga lahirnya bayi perempuan itu dianggap aib. makanya begitu ada bayi perempuan lahir langsung dibunuh, kadang langsung dikubur hidup². logikanya, kalo ga ada bayi perempuan ntar siapa lagi yang mo mengandung? lagi juga mereka suka nonton penari² wanita. nah ntar ga beregenerasi dun (memang pantas mereka dibilang jahili)

tu tadi dari sifat, terus dari sisi Agama. namanya aja jahili ya mana kenal Agama sih. wajar bila konsep² pokok Agama: dilarang membunuh, dilarang mencuri, merampas, dilarang zina, dilarang judi – itu semua diabaikan. terus mereka juga suka thawaf (eh udah kenal thawaf) sambil telanjang (naudzubillah)

tapi untungnya mereka juga punya sisi positif. karena mereka suka berperang, otomatis mereka jago perang. terus mereka juga pandai buat syair kayak puisi² gitu. mereka kan suka maen cewe, otomatis mereka gombal (dan “puitis” tentunya)

lalu meski mereka suka rusuh, mereka menghormati tamu²nya. mereka juga solid dengan sesama suku (makanya kalo sukunya dicengin dikit langsung perang)

nah itu sekilas tentang peradaban jahili di masa sebelum Rasul lahir. sekarang ini ada lho umat jahili yang mungkin reinkarnasi dari umat jahili sebelum Rasul lahir. sebenernya ada lho, malah gw bilang lebih bejat dan lebih parah lagi. gw namakan itu MALAYSIA…

why? liat aja mereka!!! mereka suka rusuh, masuk² ke wilayah NKRI tanpa alasan yang jelas. udah gitu nelayan kita lagi nyari ikan di wilayah kita dewek eh malah diserang

terus TKI² kita disiksa. terus disiksa meski udah minta ampun. terus disiksa meski udah ga berdaya. meski sampe bilang “ampun Tuhan…” dulu apa, naudzubillah. udah kayak Fir’aun abad milenium aja, haus disembah²

kalo mau bukti nyata liat aja forum TOPIX (link ga gw tampilin, MALES!!!) bangsa Indonesia DIFITNAH

terus soal membunuh bayi wanita. mereka lebih pintar, yaitu dengan memperbudak wanita² Indonesia. bener kan memperbudak, toh katanya aja dipekerjakan tapi dibayar aja kagak. udah gitu peraturannya maha ketat lagi. salah sedikit maennya fisik, mereka (TKW² kita) dibantai pake “senjata” apa aja yang ada di rumah

dan mereka juga seperti ga kenal sama yang namanya Agama (mereka sih ngakunya Agama Islam. biadab ga tuh, tingkah laku kayak gitu ngeklaim Islam). di sana ga ada yang namanya liqa, mentor, atau ngumpul² laen yang ngebahas soal Agama gitu. gimana caranya meneruskan dakwah coba kalo hal² gitu dilarang? cacat kan

terus dalam Islam, babi itu diharamkan secara mutlak (QS Al-Maidah : 3) tapi disana masih ada aja kok yang jual babi. coba di Indonesia, paling yang jual cuma di tanah Batak, Manado, dimana penduduk²nya bukan Islam dan Agama mereka juga menghalalkan makan babi. ga mungkin kan mereka kita larang makan babi

contoh nyata dari jauhnya Islam dengan Malaysia adalah, Malaysia tidak tahu apa itu jihad. jihad itu adalah berjuang di jalan Allah dan hanya mengharap sesuatu dari-Nya. mereka hanya tahu jihad itu meneror Amerika dan antek²nya (katanya sih gitu, tapi yang diserang malah Indonesia. brengsek ga tuh?!!!). bahkan katanya, lebih berpahala kalo sampe mati

ga mikir apa?!!! kalo kita mati, jihad (perjuangan) kita selesai, tapi sialnya perangnya masih belum selesai. hidup mulia di jalan Allah jauh lebih baik daripada mati konyol seperti yang antek² loe lakuin (yang sialnya mereka ngambil antek²nya dari Indonesia)

lebih parah dari umat jahili, mereka tuh ga ada kreatif²nya pisan dalam ngerangkai kata². liat aja budaya²nya, SEMUAnya ngambil dari Indonesia. paling banter mereka buat lagu kebangsaan mereka dewek (Negaraku) yang nadanya dari ‘Terang Bulan’. sama plesetin lirik lagu Indonesia Raya (ini nih yang paling kurang ajar), dan itupun keliatan banget kalo liriknya itu maksa. yah bukan Malon namanya kalo mereka kreatif buat kayak gitu

hanya satu budaya Malaysia: mencuri budaya Indonesia. ga ngaku lagi

terus menghormati tamu. umat jahili pra-Rasulullah bisa menghormati tamunya. tapi boro² Malaysia menghormati orang² Indonesia, ada orang Indonesia dateng dibilang ‘Indon’. bukannya dikasih pelayanan gitu malah dihina. mungkin mereka mau menularkan kehinaan mereka kepada kita

soal perang. malah gw bilang jebolannya ‘Be A Man’ masih lebih sangar daripada mereka. tentara aja mukanya cengengesan semua². mereka juga cuma berani maen keroyokan sama provokasi doank. dah gitu TKI lagi yang dikeroyokin

bandingin sama TNI kita yang sangar². GAM, OPM, RMS dilawan semua. bahkan teroris (impor dari malaysia) juga dilawan. tentara diraja bisa apaan. emang TNI kita selalu berjuang dari kita belum merdeka sampai sekarang (yang dijajah lagi oleh Ras Malon biadab itu). beda sama mereka yang merdeka dikasih sama Ratu Inggris dan tanpa perjuangan

tapi sampai kapankah pemerintah hanya diam, padahal api patriotisme warga sedang berkobar semua. apa gunanya Dewan Perwakilan Rakyat jika tidak mewakili kemarahan rakyat yang sedang kesal kepada Malinsial itu

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: